Belajar bahasa dengan metode ilmu laduni
Banyak sekali metode yang bisa digunakan untuk mempelajari sebuah bahasa asing, dari pelajaran sewaktu di sekolah, kuliah, kursus ataupun les privat untuk memulai memahami suatu bahasa asing atau bahasa yang kita tidak terbiasa menggunakannya sedari kecil sehingga membutuhkan seorang pemandu untuk mempelajarinya.
Tetapi, pernahkah terlintas dalam benak anda untuk mempelajari bahasa asing dengan menggunakan salah satu metode yang dahulu kala digunakan oleh Nabi Khidir AS? mempelajari bahasa dengan metode dibukanya aura kita agar lebih mudah memahami suatu bahasa asing dalam waktu yang relatif singkat atau yang biasa disebut belajar bahasa dengan metode ilmu laduni, menarik bukan? Saya mendapat info ini tepatnya dari televisi dan beberapa situs indonesia yang sempat membuat saya pribadi tertarik karena rasa penasaran, karena gosip yang beredar kita bisa mempelajari suatu bahasa asing dengan mudah dan cepat dengan metode ini.
Untuk mendapatkan pelajaran bahasa dengan metode bahasa laduni kita bisa mengunjungi ponpes ( pondok pesantren ) NURUR RIYADLAH yang berada di jalan Pakuniran desa alas tengah timur - Kecamatan Paiton Probolinggo, Jawa Timur.
Pondok pesantren yang dipimpin oleh KH. Khusnadi Sholeh atau yang akrab dipanggil Gus Sholeh itu mempunyai beberapa proses untuk mempelajari ilmu laduni, salah satunya adalah doa-doa yang berfungsi untuk membuka mata batin sehingga memudahkan kita memahami suatu bahasa asing, serta mandi khusus yang yang dilakukan oleh tamu dan diberi doa oleh Gus Sholeh, penasaran bukan?
Jangan khawatir, saya akan meliput tentang informasi ini selengkap-lengkapnya ke pondok pesantren tersebut untuk informasi lebih lanjut anda bisa tetap mengikuti perkembangan tentang belajar bahasa dengan metode ilmu laduni hanya di Jatipedia.com agar anda yang bertempat tinggal jauh dari probolinggo atau bahkan jauh dari jawa timur bisa konfirmasi langsung dengan mereka, mungkin ini akan memakan waktu beberapa hari atau seminggu dari tanggal posting artikel ini, kalau memang anda tertarik untuk belajar bahasa asing dengan cepat jangan lupa simak terus perkembangan dari jatipedia.com ![]()
Mungkin anda tertarik untuk membaca..
Kategori : Antik dan aneh

Dengan adanya informasi tentang belajar bahasa dengan ilmu laduni oleh jatipedia.com, saya sangat berharap sekali bisa mendapatkan informasi lebih mengenai ini. Terlebih lagi mengingat keberadaan saya jauh dari Probolinggo, Jawa Timur. Informasi penting ini amat saya tunggu. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih. ( Adit )
Balas komentar ini
Mas Hermawan jauh ya dari probolinggo?
OK deh jangan khawatir, ini masih dalam proses kok, ntar aku masukin juga nomer telp dari pondok pesantren nurur riyadhoh, di tunggu ya mas, kurang dikit lagi
Balas komentar ini
[...] janji saya sebelumnya yang disebabkan rasa penasaran yang menggebu karena ingin menjajal proses belajar bahasa asing [...]
berapa biayanya untuk belajar bahasa asing dengan ilmu laduni?
Balas komentar ini
Biaya untuk belajar bahasa asing dengan ilmu laduni bisa mas lihat disini
http://www.jatipedia.com/proses-menguasai-bahasa-asing-menggunakan-ilmu-laduni.html
semoga membantu..
Balas komentar ini
minta tolong dikasih rute kendaraan umum dari solo jawa tengah dunk?
Balas komentar ini
mas bisa naik bis yang jalur pantura dari barat ke timur atau bis yang nglewati situbondo
Balas komentar ini
saya mau coba,tolong berikan rutenya,saya tinggal dijakarta naik kereta,trus kemana?trims
Balas komentar ini
aduh mas sory saya ga pernah dari jkt ke probolinggo naik kereta, mas tanya temen2 yang lain aja ya disini http://www.jatipedia.com/ilmu-laduni.html
Balas komentar ini
Friend please give me the most Complete Information about that program & how i can go there from Solo central Java Using Bus?
Balas komentar ini
BUAT SEMUA YANG LAGI CARI NFORMASI TENTANG LADUNI BISA DILIHAT DISINI:
proses ilmu laduni
diskusi laduni
selamat membaca

Balas komentar ini
Mohon Info lengkap soalperjalanan dari bandung ke Ponpes ini…

maaf ya Mas Jati… ikut nany2… ke yang lain juga kalau tau kasih tau ya…. email aja ke sayasatria@yahoo.co.id …
atau kalau ada orang bandung yang mau berangkat hari sabtu tanggal 23 bulan ini, kontak saya ya….
makasih Mas Jati…
Balas komentar ini
mas cari bus/ kereta ke sby abis itu bus yang ke situbondo turun di probolinggo, nyampe deh, atau mas juga bisa diskusi sama temen2 yang lain, tuh diatas udah aku kasih linknya, semoga membantu
Balas komentar ini
maz sy nee msh bggung musti kemn ?
probolinggo sy g taw
apa lg daerah pesantren y.
trus sy nee org g pny tp pgn bgt gt blajar bhs asing
tlng dong ksh solusi y
Balas komentar ini
baca postingan yang di proses ilmu laduni mas, disitu ada yang mahar seikhlasnya kok.
Balas komentar ini
Ak liat dari temen, bacaan wiridnya, kok hadih fatihan ke Ongsiolo, itu bangsa manusia apa bangsa jin??mohon sejarah ogsiolo
Balas komentar ini
Assalamu’alaikum…. Mav saya mau tanya… Saya tau metode Laduni oleh Ibu saya dan saya tertarik belajar bahasa dengan metode Laduni tersebut… Berhubung tempat saya jauh d Jakarta Selatan, dan kuliah yang cukup sibuk, apa ada program” yang bisa saya ikuti??
Apakah Ada No. Costumer Servicenya? Kalo ada saya mau tanya lebih lengkap lagi…
Mohon d reply…
Thx…
Wassalamu’alaikum…
Balas komentar ini
Bisa dibaca disini mas http://www.jatipedia.com/proses-menguasai-bahasa-asing-menggunakan-ilmu-laduni.html
Balas komentar ini
Wah, kebetulan lewat dan ketemu sama masalah yang ndak asing.javascript:jatipedia(’:mrgreen:’)
Saya juga mau berbagi info dan pengalaman seputar belajar bahasa dengan metode laduni ini.
Kebetulan saya juga pernah belajar dengan metode itu. Kira-kira setahun yang lalu, setahun lebih sih, malah hampir dua tahun (kok malah ngributin tahun?). Berbekal alamat dari seorang teman, saya nekat saja berangkat ke sana. Walhasil dana hanya cukup untuk puasa. javascript:jatipedia(’:cry:’)
Singkatnya saya nginep di pondok Nururriyadloh sampe 4 bulan sambil mempelajari metode yang sesungguhnya.
Menambahi infonya mas jati, bahasa yang bisa dipelajari bukan hanya 12 bahasa, melainkan seluruh bahasa “manusia” termasuk bahasa isyarat kalo mau. sebab bahasa yang dikeluarkan bersumber dari hati, alias bahasa hati. Hanya saja sebagai pemula kita dianjurkan belajar bahasa yang lebih mudah seperti inggris atau bahasa yang kita sukai selain arab. karena bahasa arab adalah induknya bahasa. Kalau bahasa yang lain dah ada yang keluar baru boleh di ikuti bahasa arab, gitu kata kyai.
Saya lumayan tertarik dengan metode tersebut karena yang pertama di pelajari bukan kosa kata atau tata bahasa. Jadi pertama kita disuruh ngomong pake bahasa asing tanpa perduli artinya tapi ada maksudnya. Ibarat otot dilatih agar bisa bergerak lebih lentur dan leluasa. Prakteknya seperti seorang anak yang baru belajar ngomong ucapannya ndak ada yang jelas tapi sebenarnya bermakna. Maka kita menirunya dengan asal ngomong aja pake gaya bahasa inggris, alias kita pura-pura bisa bahasa inggris padahal ndak tahu artinya.
Saya sendiri waktu disana hampir tiap hari latihan nyrocos tanpa ampun dengan macam-macam logat bahasa. Kalo ndak salah ada sepuluh logat yang nyantol kemulut gua (emang rakus ya). Meski sekarang baru setengahnya yang sempat dilanjutkan untuk dipelajari. Dan hasilnya cukup lumayan, seperti kata mas jati hasil tergantung dari usaha, karena memang selain hobi belajar bahasa orang, saya juga berjuang keras untuk sekedar paham nonton film asing tanpa dubingan. javascript:jatipedia(’:lol:’)
Di antara bahasa asing yang pernah saya pelajari seperti Arab, inggris, china, jepang, korea, jerman, perancis, india, spanyol, italia, plus melayu dan madura semua logatnya medhok dimulut. Kalo bahasa jawa dan indonesia saya ndak ingat kapan mulai belajarnya, kok tiba-tiba bisa?
Intinya kita tidak bisa hanya mengandalkan laduni untuk bisa berbahasa asing tanpa ada usaha. Usahanya ya belajar juga, hanya saja belajarnya agak berbeda. Semoga bermanfaat. javascript:jatipedia(’:wink:’)

Balas komentar ini
wahahaha…..
saya suka semangatnya
makasih bos inponya ya, jadi bisa diambil kesimpulan kalau mas mahfud ini mau meraih sesuatu atas kemauan hati yang mantab, memang harus begitu si mas kalo menurut aku untuk dapat meraih sesuatu, pasti hasil dari laduninya mantab nih….
lagian itu link smiley aku edit biar enak dipakenya kok malah di copy linknya
tapi bole juga, hahaha…
Balas komentar ini
Hallo mas Mahfud atau Mas Jati….
Yang dimaksud dengan belajarnya agak berbeda itu apa sih ? mohon penjelasannya..donk sejelas jelasnya….
Balas komentar ini
kalo aku nangkepnya berbeda karena maharnya, mas mahfud nebusnya pake puasa 40hari lhoo….
ga tau kalo mas mahfud apa yang dimaksud berbedanya itu.
maksudnya berbeda itu ya ndak sama. he..he.., anu ngeten loh, dibandingkan di tempat kursus atau sekolahan metodenya tergolong beda. atau bisa di bilang terbalik. kalo yang biasanya pertama belajar grammar dan menghafal kosa kata, di sini kita malah di anjurkan meninggalkan aturan2 itu dulu (kalau bagi saya sangat cocok, sebab saya suka pusing kalau ketemu rumus2), singkatnya kita belajarnya dari latihan ngomong dulu, baru belajar artinya. kalo pengalaman saya belajarnya pake nonton film jepang, dengerin lagu jepang, ngomel-ngomel (sendiri) pake bahasa jepang, biar tidak tahu salah benernya apalagi artinya, yang penting bisa bergaya dulu dengan bahasa jepang, itu prinsip saya. nah setelah bisa ngucapin logat bahasanya baru masuk ke tingkat selanjutnya, ngomong sebisanya sambil cari2 artinya. biar lebih cepet lagi sering2 dipraktekin. saya paling banyak latihan pake nonton film kartun naruto yang masih asli bahasa jepang. prakteknya konsentrsi menangkap kata-kata yang diucapkan sambil memperhatikan ekspresi yang ditampilkan (kalau perlu setel berulang2). Disinilah kadang kita sendiri yang memberi arti, kadang terbantu juga oleh subtitle dibawahnya. Kurang lebih begitu, kalau kurang jelas kapan2 saya buatkan tulisan tentang belajar bahasa asing dengan metode ini berdasar pengalaman saya sendiri. Ini alamat saya http://orenolazycat.blogspot.com/ sambil numpang promosi blog, gak papa kan mas jati, baru belajar ngeblog nih.

mantabs semangatnya..
oyi boss, sikat aja gpp, taruh link sesuka sampean

mas saya mu tanya, klu seeandai saya coba ikut belajar laduni ke Probolinggo dengan mahar 1,5 jt kan selama kurang lebih 2 minggu. ntar tinggal sama biaya makan y di pesantren atau kita cari sendiri?
cpt y bls y
Balas komentar ini
prosesnya cepet mas bisa dibaca disini http://www.jatipedia.com/proses-menguasai-bahasa-asing-menggunakan-ilmu-laduni.html
baca juga komentar dari temen2, mungkin ada info tambahan yang berguna buat mas qin
Balas komentar ini
Asslm,…Wr Wb Mas Jati & temen2
saya Teguh dr jakarta selatan, mo tanya ilmu laduni utk bhs asing ini ada pantangannya g y ?
Laduni itu suatu amalan yg hrs dijlankan y ?
Trus bl orang ada yg telah memiliki ilmu laduni & ingin laduni bahasa asing ini, apakah akn mempengaruhinya ?
Oh y saya ada niatan ke Ponpes Nurur Riyadhoh, Insya Alloh tgl 27 Desember 2008, ada temen2 yg lain g yg pengen bareng. yo kita bareng2 aja biar asik…..?
Ni no Hp saya 0812 844 9070 ato 021-986 98760
Ayo dong temenin
Balas komentar ini
[...] nampang hehehe… untuk yang baru datang ada baiknya menyimak diskusi teman-teman sebelumnya disini, disini dan disini, siapa tahu jawaban udah dibahas [...]
saya dari medan, saya sudah pernah pergi ke pesantren nurur riyadoh, tapi waktu saya hanya berjumpa sekejap dengan gus sholeh, saya dan teman waktu sempat berbincang-bincang dgn gus sholah, lalu karena dipanggil gubernur ke surabaya, kami dibimbing oleh asisten gus sholeh, waktu bulan 10 tahun 2007, tapi hingga desember 2008 bahasa inggris kurang fasih juga, padahal saya sudah berlatih listening dengan keras dan menghapal banyak kosa kata tapi kurang lancar juga, apa karena tidak ditangani langsung oleh gus shollah?
Balas komentar ini